Dinas Pendidikan Provinsi Banten Terbitkan Surat Edaran Perpanjangan Belajar Dari Rumah

Merujuk pada Instruksi Gubernur Provinsi Banten Nomor 5 tahun 2020 tentang Perpanjangan Waktu Belajar dari Rumah (BDR) dalam rangka  membatasi penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten, yang pada intinya bahwa BDR dilaksanakan sampai tanggal 31 Desember 2020 dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan evaluasi setiap 2 (dua) minggu pelaksanaan BDR, maka bagi satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten  disampaikan mengenai perpanjangan masa BDR untuk SMA, SMK, dan SKh sampai dengan tanggal 7 Agustus 2020.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Plt. Dirjen PAUD Dikdasmen) Hamid Muhammad menerangkan bahwa lazimnya, kalender pendidikan untuk jenjang PAUD Dikdasmen ditentukan pada minggu ketiga di bulan Juli.

Namun, mengingat saat ini tengah terjadi pandemi Covid-19, maka tahun ajaran baru tidak sama dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

Metode dan media pelaksanaan belajar daru rumah, dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh yang dibagi ke dalam dua pendekatan yaitu pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

“PJJ ada yang daring, ada yang semi daring, dan ada yang luring,” kata Hamid.

Untuk media pembelajaran jarak jauh daring, Kemendikbud merekomendasikan 23 laman yang bisa digunakan peserta didik sebagai sumber belajar.

Selain itu, warga satuan pendidikan juga dapat memperoleh informasi mengenai Covid-19 di https://covid19.go.id serta di laman https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id.

Kemudian, untuk metode pembelajaran jarak jauh secara luring, warga satuan pendidikan khususnya peserta didik dapat memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh Kemendikbud antara lain program belajar dari rumah melalui TVRI, radio, modul belajar mandiri dan lembar kerja, bahan ajar cetak serta alat peraga dan media belajar dari benda dan lingkungan sekitar.

“Ketika tahun ajaran baru sebagian besar sekolah menggunakan PJJ maka ini yang akan diperkuat. Kami akan support melalui Rumah Belajar, TV Edukasi, kerja sama dengan TVRI akan diperpanjang, kemudian penyediaan kuota murah oleh para penyedia telekomunikasi,” pungkas Hamid Muhammad.